Memulai bisnis sushi memang terdengar menggiurkan. Dengan tren makanan Jepang yang semakin populer, banyak orang tertarik untuk membuka restoran atau kedai sushi. Namun, tidak semua pebisnis berhasil. Banyak yang terjebak dalam kesalahan yang sebenarnya bisa di hindari. Berikut ini 7 kesalahan pebisnis sushi yang paling sering terjadi, lengkap dengan cara mengatasinya.
1. Tidak Memahami Target Pasar
Salah satu kesalahan pebisnis sushi yang paling fatal adalah tidak memahami target pasar. Banyak pemilik bisnis tergoda untuk membuka restoran sushi mewah, padahal lokasi dan konsumen yang di tuju adalah segmen menengah ke bawah. Hal ini bisa membuat menu yang di tawarkan terlalu mahal atau tidak sesuai selera pelanggan.
Cara Menghindarinya:
Lakukan riset pasar sebelum membuka bisnis. Kenali preferensi konsumen, daya beli, dan gaya hidup mereka. Misalnya, jika Anda berada di area perkantoran, menu cepat saji dengan harga terjangkau akan lebih cocok di banding sushi premium. Dengan strategi ini, peluang sukses akan lebih besar.
Baca Juga: 9 Strategi Promosi Bisnis Sushi agar Ramai Pembeli
2. Mengabaikan Kualitas Bahan Baku
Kualitas bahan baku menjadi kunci utama dalam bisnis sushi. Banyak pebisnis tergiur harga murah dan mengorbankan kualitas. Akibatnya, rasa sushi menurun dan pelanggan cepat berpindah ke kompetitor.
Cara Menghindarinya:
Selalu pilih bahan segar dan berkualitas. Ikan harus selalu segar, nasi sushi harus pulen, dan bahan pelengkap lainnya seperti nori, sayuran, dan saus juga harus berkualitas. Tidak perlu memotong biaya di sini karena kualitas akan langsung memengaruhi reputasi bisnis Anda.
3. Kurangnya Inovasi Menu
Stagnasi menu menjadi kesalahan pebisnis sushi yang sering di remehkan. Jika menu hanya itu-itu saja, pelanggan cepat bosan dan tidak ada alasan untuk kembali. Padahal, tren kuliner terus berubah, termasuk di dunia sushi.
Cara Menghindarinya:
Ciptakan menu baru secara berkala. Misalnya, kombinasikan sushi tradisional dengan sentuhan lokal atau sajikan sushi fusion yang unik. Selain menarik pelanggan baru, inovasi menu juga bisa meningkatkan brand image restoran Anda.
4. Lokasi yang Tidak Strategis
Banyak pebisnis sushi berpikir bahwa lokasi tidak terlalu penting, padahal ini salah besar. Restoran yang sulit di jangkau atau berada di area sepi biasanya sepi pengunjung.
Cara Menghindarinya:
Pilih lokasi yang strategis, mudah di akses, dan dekat dengan target pasar. Area perkantoran, pusat perbelanjaan, atau sekitar kampus bisa menjadi pilihan tepat. Jangan lupa perhatikan juga kompetitor di sekitar lokasi untuk menentukan keunikan bisnis Anda.
5. Pelayanan yang Kurang Memuaskan
Pelayanan menjadi aspek penting dalam bisnis kuliner. Banyak pebisnis sushi terlalu fokus pada rasa dan tampilan, tapi melupakan pengalaman pelanggan. Pelayanan yang buruk bisa membuat pelanggan enggan kembali.
Cara Menghindarinya:
Latih staf agar ramah, cekatan, dan profesional. Pastikan pelanggan merasa di hargai, baik saat dine-in maupun saat memesan secara online. Bahkan pengalaman sederhana seperti senyum dan sapaan hangat bisa membuat perbedaan besar.
6. Salah Menentukan Harga
Menentukan harga terlalu tinggi atau terlalu rendah merupakan kesalahan pebisnis sushi yang sering terjadi. Harga terlalu tinggi bisa membuat pelanggan enggan, sementara harga terlalu rendah bisa menurunkan keuntungan dan persepsi kualitas.
Cara Menghindarinya:
Lakukan analisis biaya dan tentukan harga yang seimbang antara kualitas dan keuntungan. Perhatikan juga harga pasar dan sesuaikan dengan target konsumen. Penawaran paket hemat atau promo bisa menjadi strategi efektif tanpa mengurangi margin.
7. Kurangnya Pemasaran yang Tepat
Banyak pebisnis sushi mengandalkan pelanggan datang sendiri dan mengabaikan pemasaran. Padahal, tanpa promosi, orang mungkin tidak tahu bisnis Anda ada.
Cara Menghindarinya:
Manfaatkan media sosial, marketplace, dan strategi digital marketing untuk menjangkau pelanggan lebih luas. Buat konten menarik seperti video cara membuat sushi, promo spesial, atau testimoni pelanggan. Dengan pemasaran yang tepat, brand Anda akan di kenal lebih cepat.